Instagram media viewer

PADANG, HARIANHALUAN.COM-- Masyarakat Sumbar khususnya Kota Padang dibuat resah adanya pesan berantai via WhatsApp dan Facebook, yang menyebutkan seorang terduga teroris atau Daftar Pencarian Orang (DPO) di berkeliaran dibeberapa tempat. Informasi tersebut dibantah oleh Kapolresta Padang, AKBP Yulmar Tri Himawan. Menurutnya, informasi yang beredar itu tidaklah benar. "Itu tidak benar, itu hoaks. Tapi pada prinsipnya, kita tentu siaga penuh terkait teroris ini,"tegas Yulmar. Ia meminta agar warga tetap meningkatkan kepedulian dan kewaspadaan di lingkungannya masing-masing. Perihal hebohnya masyarakat karna berita bohong soal teroris tersebut dimaklumi sebagai kecemasan yang normatif. Namun, warga juga diminta agar ikut memberantas berita hoaks atau berita bohong. "Kami menghimbau agar warga menyelidiki dulu dan memastikan kebenaran info yang didapat sebelum menyebar luaskan,"katanya. Dijelaskannya juga, apabila warga menemukan kegiatan yang mencurigakan, agar segera melaporkan kepada pihak pemerintah setempat agar dilanjutkan kepada pihak kepolisian. Dalam pesan via WhatsApp yang beredar, disebutkan sang teroris itu berambut acak, membawa satu tas dan kantong kresek. Dikabarkan juga, dia pernah berbuka di salah satu kedai pecel lele di kawasan Lubuk Buaya. Bahkan ada yang mengatakan sudah di salah satu kampus negeri. Pesan berantai tersebut beredar mulai Senin (21/5). #harianhaluan #padang #sumaterabarat #minangkabau #teroris #antihoaks

PADANG, HARIANHALUAN.COM-- Masyarakat Sumbar khususnya Kota Padang dibuat resah adanya pesan berantai via WhatsApp dan Facebook, yang menyebutkan seorang terduga teroris atau Daftar Pencarian Orang (DPO) di berkeliaran dibeberapa tempat.

Informasi tersebut dibantah oleh Kapolresta Padang, AKBP Yulmar Tri Himawan. Menurutnya, informasi yang beredar itu tidaklah benar. "Itu tidak benar, itu hoaks. Tapi pada prinsipnya, kita tentu siaga penuh terkait teroris ini,"tegas Yulmar. 
Ia meminta agar warga tetap meningkatkan kepedulian dan kewaspadaan di lingkungannya masing-masing.

Perihal hebohnya masyarakat karna berita bohong soal teroris tersebut dimaklumi sebagai kecemasan yang normatif. Namun, warga juga diminta agar ikut memberantas berita hoaks atau berita bohong. "Kami menghimbau agar warga menyelidiki dulu dan memastikan kebenaran info yang didapat sebelum menyebar luaskan,"katanya. 
Dijelaskannya juga, apabila warga menemukan kegiatan yang mencurigakan, agar segera melaporkan kepada pihak pemerintah setempat agar dilanjutkan kepada pihak kepolisian.

Dalam pesan via WhatsApp yang beredar, disebutkan sang teroris itu berambut acak, membawa satu tas dan kantong kresek. Dikabarkan juga, dia pernah berbuka di salah satu kedai pecel lele di kawasan Lubuk Buaya. Bahkan ada yang mengatakan sudah di salah satu kampus negeri. Pesan berantai tersebut beredar mulai Senin (21/5). #harianhaluan
#padang #sumaterabarat #minangkabau #teroris #antihoaks
@harian_haluan | Harian Haluan

PADANG, HARIANHALUAN.COM-- Masyarakat Sumbar khususnya Kota Padang dibuat resah adanya pesan berantai via WhatsApp dan Facebook, yang menyebutkan seorang terduga teroris atau Daftar Pencarian Orang (DPO) di berkeliaran dibeberapa tempat. Informasi tersebut dibantah oleh Kapolresta Padang, AKBP Yulmar Tri Himawan. Menurutnya, informasi yang beredar itu tidaklah benar. "Itu tidak benar, itu hoaks. Tapi pada prinsipnya, kita tentu siaga penuh terkait teroris ini,"tegas Yulmar. Ia meminta agar warga tetap meningkatkan kepedulian dan kewaspadaan di lingkungannya masing-masing. Perihal hebohnya masyarakat karna berita bohong soal teroris tersebut dimaklumi sebagai kecemasan yang normatif. Namun, warga juga diminta agar ikut memberantas berita hoaks atau berita bohong. "Kami menghimbau agar warga menyelidiki dulu dan memastikan kebenaran info yang didapat sebelum menyebar luaskan,"katanya. Dijelaskannya juga, apabila warga menemukan kegiatan yang mencurigakan, agar segera melaporkan kepada pihak pemerintah setempat agar dilanjutkan kepada pihak kepolisian. Dalam pesan via WhatsApp yang beredar, disebutkan sang teroris itu berambut acak, membawa satu tas dan kantong kresek. Dikabarkan juga, dia pernah berbuka di salah satu kedai pecel lele di kawasan Lubuk Buaya. Bahkan ada yang mengatakan sudah di salah satu kampus negeri. Pesan berantai tersebut beredar mulai Senin (21/5). #harianhaluan #padang #sumaterabarat #minangkabau #teroris #antihoaks

Polresta Padang
1081 58

Comments: 58

_akuririn

Mohon dijawab minnnn,kalo hoax kenapa manusia itu udah kecyduk di Sijunjung, beri kami penjelasan, karna banyak yang komen samaaaa

harian_haluan

Barangkali ini strategi pihak berwajib agar terduga tidak kabur terlalu jauh dan tidak tahu kalau dia sedang dalam intaian.. makasih

felliciaacathelya

lah tatangkok😶

khairunnisa_salsabilla01

@harian_haluan tp nyo yo alah tatangkok disijunjuang td, jam 4sore dkek pasar jumat muaro sjj, urg ko teroris ato indaknyo alun jaleh lai, tp dicurigai

ressafitermaaan

@ilhamteguhpratamaa

ksatria_bermawar

Alah tatangkok mah,lh dapek fotonyo

sepriarman_395

@rendhy.01_01 iyooo

adekchoya

@wita_silviani

agusriantow

Hoax kabara jo lai. Lah tatangkok paja mah

thosrimora

Killll terrorist..........

harian_haluan

@dameg___ sudah kami update

harian_haluan

@khairunnisa_salsabilla01 sudah kami update

harian_haluan

@_akuririn sudah kami update

harian_haluan

@zerrannnn_ sudah kami update

adekyolanda04

@nadira_yha Denger tu piak😂

helga_yermadonahelga_yermadona elies_yumindaelies_yuminda freddyjohanliefreddyjohanlie jumadi_arjumadi_ar jei_hananantino_73jei_hananantino_73 ____16merlidespriati____16merlidespriati skrhmnaskrhmna rahmisafitri26rahmisafitri26 gadingnovryolarandikagadingnovryolarandika refiararyaputra86refiararyaputra86
Purplesta.com © 2017. Website is based on Instagram API, images, photos and media information displayed on this website is owned by Instagram.