Instagram media viewer

Direktur Institute for Policy Analysis of Conflict (IPAC) Sidney Jones memprediksi tak akan ada lagi aksi teror bom yang dilakukan satu keluarga seperti di Surabaya. Sebab, tindakan tersebut membuat banyak orang syok. "Tidak ada keluarga lagi dari kelompok ini. Asumsi kami, kita tidak akan melihat keluarga lain terlibat. Ini tidak akan terjadi ke depan karena orang-orang begitu syok," kata Jones di Hotel Ashley, Jakarta Pusat, Selasa (22/5/2018). Namun dia menyebut adanya perubahan pola yang dilakukan teroris, khususnya kelompok pro-ISIS. Menurutnya, perempuan bakal semakin diandalkan dalam melakukan serangan bom. "Jadi memang ada evolusi dan sulit kembali ke masa lalu. Perempuan akan main suatu peranan penting di masa depan," ujarnya.. Menurut Jones, salah satu alasannya adalah motivasi pribadi pelaku. Selain itu, penampilan perempuan, menurutnya, jarang dicurigai sebagai pelaku teror. "Perempuan mulai seperti didorong lebih aktif lagi karena motivasi pribadi dan keluarga. Kemudian laki-laki melihat perempuan sebagai orang yang tidak akan dicurigai," pungkasnya #politik #perubahan #wirausaha #suaraperempuan #2019 #berita #news #picoftheday #update #beritaterkini #terpercaya #beritaterbaru #akurat #fakta #populer #cepat #viral #opini #kabinetkerja #jokowi #teropongsenayan #media #online #terorisme #isis #bom #teroris

Direktur Institute for Policy Analysis of Conflict (IPAC) Sidney Jones memprediksi tak akan ada lagi aksi teror bom yang dilakukan satu keluarga seperti di Surabaya. Sebab, tindakan tersebut membuat banyak orang syok. "Tidak ada keluarga lagi dari kelompok ini. Asumsi kami, kita tidak akan melihat keluarga lain terlibat. Ini tidak akan terjadi ke depan karena orang-orang begitu syok," kata Jones di Hotel Ashley, Jakarta Pusat, Selasa (22/5/2018). Namun dia menyebut adanya perubahan pola yang dilakukan teroris, khususnya kelompok pro-ISIS. Menurutnya, perempuan bakal semakin diandalkan dalam melakukan serangan bom. "Jadi memang ada evolusi dan sulit kembali ke masa lalu. Perempuan akan main suatu peranan penting di masa depan," ujarnya.. Menurut Jones, salah satu alasannya adalah motivasi pribadi pelaku. Selain itu, penampilan perempuan, menurutnya, jarang dicurigai sebagai pelaku teror. "Perempuan mulai seperti didorong lebih aktif lagi karena motivasi pribadi dan keluarga. Kemudian laki-laki melihat perempuan sebagai orang yang tidak akan dicurigai," pungkasnya

#politik #perubahan #wirausaha #suaraperempuan #2019 
#berita #news #picoftheday #update #beritaterkini #terpercaya #beritaterbaru #akurat #fakta #populer #cepat #viral #opini #kabinetkerja #jokowi #teropongsenayan #media #online
#terorisme #isis #bom #teroris
@wajibtau_ | WAJIBTAUMEDIA

Direktur Institute for Policy Analysis of Conflict (IPAC) Sidney Jones memprediksi tak akan ada lagi aksi teror bom yang dilakukan satu keluarga seperti di Surabaya. Sebab, tindakan tersebut membuat banyak orang syok. "Tidak ada keluarga lagi dari kelompok ini. Asumsi kami, kita tidak akan melihat keluarga lain terlibat. Ini tidak akan terjadi ke depan karena orang-orang begitu syok," kata Jones di Hotel Ashley, Jakarta Pusat, Selasa (22/5/2018). Namun dia menyebut adanya perubahan pola yang dilakukan teroris, khususnya kelompok pro-ISIS. Menurutnya, perempuan bakal semakin diandalkan dalam melakukan serangan bom. "Jadi memang ada evolusi dan sulit kembali ke masa lalu. Perempuan akan main suatu peranan penting di masa depan," ujarnya.. Menurut Jones, salah satu alasannya adalah motivasi pribadi pelaku. Selain itu, penampilan perempuan, menurutnya, jarang dicurigai sebagai pelaku teror. "Perempuan mulai seperti didorong lebih aktif lagi karena motivasi pribadi dan keluarga. Kemudian laki-laki melihat perempuan sebagai orang yang tidak akan dicurigai," pungkasnya #politik #perubahan #wirausaha #suaraperempuan #2019 #berita #news #picoftheday #update #beritaterkini #terpercaya #beritaterbaru #akurat #fakta #populer #cepat #viral #opini #kabinetkerja #jokowi #teropongsenayan #media #online #terorisme #isis #bom #teroris

13 0

Comments: 0

universitas_onlineuniversitas_online sherry_n_lancelotsherry_n_lancelot makhfud05makhfud05 zulkarnain_ramdhanzulkarnain_ramdhan kurniaadipermanakurniaadipermana balbaliqbalebalbaliqbale rifkypratama8rifkypratama8 hasancevik__hasancevik__ asep_muhamad89asep_muhamad89 irfanrahadi_1703irfanrahadi_1703
Purplesta.com © 2017. Website is based on Instagram API, images, photos and media information displayed on this website is owned by Instagram.